The man who decided to change at the 12th hour dies on 11th. (2)

Salam,

Alhamdulillah, lega rasanya dapat menghabiskan novel Contengan Jalanan (CJ) ~ Hlovate ne hari ne. Lebih kurang habis baca beberapa minit yang lalu sebelum mula menulis di entri ni.


Aku rasa sangat selfish kalau aku simpan benda tu untuk diri sendiri ~Hlovate, quote by Fend, CJ, 

Tidak sia-sia langkah diatur pada hari Isnin lepas, langkah yang membawa Cahya ke kedai Popular Bookstore sebenarnya. Tuhan telah tentukan tangan mengenggam buku Hlovate ne. Allah juga lah yang lembutkan hati agar membayar dan membeli buku ini di kaunter (dengan kad membership Popular sekali, hee).

Telah Tuhan hantar kau kesini? Pasti dia sediakan jawapan?
Tiada kuasa Tuhan, tiada soalan, tiada jawapan.
~Hlovate, quote by Indra, CJ


Kisah Fend dan K2 yang masing-masing mencari jalan kembali ke jalan lurusNya, mencari isi untuk mengisi kekosongan di dada. Emangnya apabila hati kosong, arah tuju sudah kabur, tambahan lagi apabila dimamah bisikan Syaitan, andai hati tidak utuh, maka senanglah rapuh.

Fend, digambarkan dalam novel ini, berhati lembut namun terlalu lama hanyut dalam bidang music nya, sampai ibadah suma ke laut. Namun di bumi Australia, pengalaman bersama kazennya, Chad, amalan dalam hidup dan pendiriannya berubah selama-lamanya. Tetapi K2 menganggap backpacking kedua kali Fend ke Australia adalah untuk mengembalikan hidup yang lama Fend tinggalkan. Hipokrit dan tuntutan ibadah jadi taruhan. Dimana-mana pun kita ketahuilah langit itu hak Allah, bumi itu milik Allah. Hidayah itu menyentuh hati sesiapa sahaja yang Dia kehendaki, tak kira dimana pun mereka.

The man who decided to change at the 12th hour dies on the 11th.

Soal mati tak bleh dibawa bincang, tak bleh lambatkan atau nak lajukan, tak boleh dirunding. Selagi hidup selagi tulah kena cari kebenaran, bukan hanya menunggu. Menunggu goyang kaki itu adalah perbuatan orang yang malas. Yang tidak mahu menghadapi kebenaran. Bukan hanya mencari dengan mata tetapi dengan hati. Better to change at 10th hour.

Kemudian, setelah itu hatimu menjadi keras, sehingga (hatimu) seperti batu, bahkan lebih keras. Padahal dari batu-batu itu pasti ada sungai-sungai yang (airnya) memancar daripadanya. Ada pula yang terbelah lalu keluarlah mata air daripadanya. Dan ada pula yang meluncur jatuh kerana takut kepada Allah. Dan Allah tidaklah lengah terhadap apa yang kamu kerjakan. ~ Al-Baqarah, [2 : 74 ]

Sedangkan dengan air batu boleh pecah. Inikan pula hati yang di bawah kuasa Allah. ~Hlovate, quote by K,CJ

Tak rugi baca buku ini, seandainya kedamaian hati yang kamu cari. 
Seandainya hati yang kosong itulah yang kamu nak isi. 
Sekiranya ada masa, akan Cahya baca juga buku Hlovate yang lainnya. 🙂 Thanku Hlovate.

Welcome Into Bookish World

  • 5 🌟 review up on the link 👆
.
.
.
I remember how its stabs my heart several times and kept me with a weird feeling lurking in my stomach.
.
.
.
My advice, please do not read this book on the public area as you'll grin like a mad person before u even realize it AND do not read it on the late night, where everyone had fall asleep, the eerie side of this book may freak u out.
.
.
.
Well done @yangszechoo for the writing 😘❤️
  • 📖3✨ Review 📖
I shall say only three words for this book : short, fastfoward and paranormal.
.
.
. 
The story involving two malay detectives pushed into a tangled world of paranormal serial killer, a vampire like. But what matter the most, it has a connection from their ancestor. .
.
. 
There were still much hole on the plot as there were several unanswered questions at the end of the book. Still, the crucial questions had all been covered, so that not gonna be a problem.
.
.
.
Its also have a plot twist which I did not expect nor do I excited about. Its just so-so.
.
.
.
The ending for me does not satisfied as there are so much 'Why this and that?'.
.
.
.
But yeah still a nice fast foward reading, this first published book for RAM Typewriter gotta glued you till the end with the curiousity bait in every pages.
.
.
.
P/s : Are you a fan of RAM? Have you read this book? Or what was your fave RAM' s book?
P/s : Im not really a fan of RAM, but my mom is. Only she always read the first and the last chapter😂
#ramleeawangmurshid #kasyafain
  • Today Gratitude : To all the follower of this IG account. .
.
.
As an introvert, i found its really hard to interact with other human being because of the shyness been accumulated inside me. I have no other words to decribe how meaningful other was to me. The reader, the follower or even the bypasser of this bookstagram pages, i would like to sincerely thank you for doing so. I pray for your everlasting wellness. May the goodness always in your favor ❤️.
.
.
.
Dont let it stop here. Pass your own gratitude to other. Spread the positivity so there is no way for a blues monday.
  • Fix me in this path ya Allah.
.
.
Kau kena faham, untuk berada di jalan yang kau pilih, untuk mengejar impian, tak semua akan faham bagaimana kau menjalankannya.
.
.
Nasihat aku pada diri sendiri, keep moving on and teruskan berdoa in every step we take. Percaya dengan sebulat tekad, bahawa jalan terbaik bukanlah yg pada akhirnya berjaya, tapi pada proses kau mengenal Majikan Kau yang sebenarnya. Indeed He is Capable of Everything.
  • Izinkan aku membaca untuk seribu tahun lama lagi.
.
.
.
Im out of words but soon im gonna post my book haul in my blog. 😁😁
  • What if, you are a ghostwriter. What it felt to write something for someone as themself and they take the credit? .
.
This is indeed a digging the truth in a very deep way kind of writing. .
.
I manage to visit a bookXcess outlet on Fahreinheit (after accidently mistook their warehouse an outlet 😅😅😅). And i'm both excited and amaze on how low all the books prices was. Due to my tight budget Im very glad to have some new books haul to bring back to KK and living with the most relaxing time of my life - reading.